
Bandar Lampung – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, menyatakan dukungan penuh masyarakat dan elemen organisasi di Lampung terhadap penetapan provinsi ini sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI periode 2026–2029. Ajang akbar itu dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Juni 2026 mendatang di Hotel Novotel Bandar Lampung.
Menurut Novriwan, kepercayaan menjadikan Lampung sebagai lokasi penyelenggaraan sudah sangat tepat dan layak. Hal ini dinilai dari ketersediaan infrastruktur yang memadai, letak geografis yang strategis, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah ini.
Mantan aktivis yang juga pemilik media online lintaslampung.com ini berharap, seluruh elemen HIPMI dari berbagai daerah dapat menjadikan Munas kali ini sebagai momentum penting untuk memperkuat persatuan, konsolidasi, serta regenerasi kepemimpinan pengusaha muda Tanah Air.
Baca Juga
“Apapun hasil yang ditetapkan dalam forum Munas nanti adalah yang terbaik bagi organisasi. Segala bentuk dinamika atau konflik internal harus diselesaikan secara musyawarah dan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI,” tegas Novriwan, Senin (8/6/2026).
Ia menekankan, keberadaan HIPMI harus mampu menjadi katalisator atau penggerak utama pembangunan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, orientasi berusaha para anggotanya perlu diperbaiki dan diarahkan pada sektor produktif.
“HIPMI harus melahirkan pengusaha yang membangun usaha nyata dan menyerap tenaga kerja, bukan sekadar bermain di bisnis rente atau mencari keuntungan sepihak. Kami berharap Munas ini berjalan lancar, kondusif, melahirkan organisasi yang semakin solid dan inklusif, serta mampu menjadi wadah yang memperjuangkan kepentingan pengusaha muda sekaligus berkontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Novriwan menilai organisasi pengusaha muda ini saat ini sangat membutuhkan figur pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kekuatan, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Sosok pemimpin yang dibutuhkan bukan hanya yang memiliki jaringan luas, tetapi juga mampu merangkul seluruh kader dan pengurus di daerah.
“Ditunjuknya Lampung sebagai tuan rumah, kami harap dapat mencetak sosok pemimpin yang mampu melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh, memperkuat soliditas organisasi, dan membangun sinergi antar pengusaha muda se-Indonesia,” tambahnya.
Ia juga menilai visi yang diusung para calon pemimpin untuk menjadikan HIPMI sebagai economic power network atau jaringan kekuatan ekonomi sangat sejalan dengan tantangan zaman. Konsep penguatan jejaring usaha dan kolaborasi antar anggota itu dinilai sebagai modal penting agar HIPMI semakin progresif, profesional, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun global.
Sebagai informasi, Munas XVIII HIPMI 2026 diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 3.000 hingga 5.000 peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Penyelenggaraan agenda besar ini sekaligus semakin mengukuhkan posisi Lampung sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai agenda berskala nasional hingga internasional di masa mendatang.(red)



















