
RADARSEPEKAN.COM, METRO – Di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan, Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, menyempatkan diri hadir di rumah duka Hermansyah, Ketua Ikatan Pemuda Lampung Indonesia (IPLI) Kota Metro, Sabtu (3/10/2026).
Kehadirannya menjadi wujud kepedulian sekaligus ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang tengah kehilangan orang tercinta.
Hermansyah mengembuskan napas terakhir pada usia 51 tahun di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ahmad Yani Metro, sekitar pukul 22.00 WIB, Jumat (2/10/2026), setelah mengalami sakit.
Baca Juga
Suasana haru menyelimuti rumah duka di kawasan Mekarsari, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat.
Keluarga, kerabat, sahabat, serta rekan-rekan organisasi berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal aktif dalam kegiatan kepemudaan dan sosial tersebut.
Di tengah suasana kehilangan, kehadiran Rafieq membawa pesan kepedulian dan kebersamaan. Ia datang bukan sekadar untuk menyampaikan ucapan belasungkawa, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dengan penuh khidmat, Rafieq menyampaikan doa untuk almarhum dan keluarga. Ia juga turut menyalatkan jenazah Hermansyah sebagai bentuk penghormatan terakhir.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini,” ujar Rafieq.
Menurut Rafieq, kehilangan orang tercinta merupakan ujian berat yang membutuhkan kesabaran dan keteguhan hati. Dalam situasi seperti ini, kehadiran keluarga, sahabat dan masyarakat menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang sedang berduka.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta. Karena itu, sudah menjadi kewajiban sesama untuk saling menguatkan, memberikan doa dan menunjukkan kepedulian ketika ada saudara yang mengalami musibah kehilangan.
Kepergian Hermansyah meninggalkan kesedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan yang selama ini mengenalnya dalam berbagai kegiatan organisasi dan kemasyarakatan.
Sebagai Ketua IPLI Kota Metro, almarhum dikenal aktif dalam lingkungan kepemudaan. Hubungan persahabatan, kebersamaan, serta pengabdian yang telah dibangun semasa hidupnya menjadi kenangan berharga bagi orang-orang yang pernah berjalan bersamanya.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, tak ada kata-kata yang benar-benar mampu menggantikan sosok seorang ayah, suami, saudara, maupun orang terkasih yang telah berpulang. Namun, doa dan perhatian dari orang-orang di sekeliling diharapkan mampu menghadirkan kekuatan di tengah kesedihan.
Di balik kepergian seseorang, selalu ada kenangan dan kebaikan yang tetap hidup di hati mereka yang ditinggalkan. Begitu pula dengan Hermansyah, yang jejak persahabatan dan aktivitas sosialnya akan menjadi bagian dari kenangan keluarga besar serta rekan-rekan organisasi.
Sebelum meninggalkan rumah duka, Rafieq kembali menyampaikan doa agar almarhum mendapatkan ampunan dan seluruh amal kebaikannya diterima oleh Allah SWT.
“Semoga segala amal baik almarhum diterima Allah SWT, segala kekhilafannya diampuni, dan keluarga diberikan ketabahan. Mari kita sama-sama mendoakan almarhum,” tuturnya.
Kehadiran Wakil Wali Kota Metro tersebut menjadi gambaran sederhana bahwa kepedulian tidak selalu diwujudkan melalui kebijakan besar atau tindakan yang luar biasa. Terkadang, hadir di tengah keluarga yang sedang berduka, menyampaikan doa, serta memberikan penguatan justru menjadi bentuk perhatian yang paling berarti.
Sebab, ketika duka datang, yang dibutuhkan bukan hanya ucapan, melainkan juga kehadiran dan ketulusan untuk berbagi rasa.
Selamat jalan, Hermansyah. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa, menerima seluruh amal ibadah, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.
Redaksi: Sonny




















