
RADARSEPEKAN.COM, METRO – Suasana duka menyelimuti rumah duka Brigpol Arya Supena di Kelurahan Mulyosari 16 Polos, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Sabtu (09/05/2026).
Tangis keluarga pecah saat jenazah anggota Polda Lampung tersebut tiba di rumah duka sekitar pukul 15.20 WIB. Almarhum dimakamkan secara kedinasan dengan penghormatan terakhir dari institusi kepolisian hingga pukul 18.00 WIB.
Brigpol Arya Supena gugur usai ditembak pelaku curanmor saat memergoki kawanan curanmor dan sempat berduel di Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, sekitar pukul 06.00 WIB.
Baca Juga

Korban yang bertugas sebagai Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung itu mengalami luka tembak di bagian kepala saat saat melawan kedua pelaku curanmor.
Suasana pilu begitu terasa di rumah duka. Keluarga, kerabat, sahabat, hingga warga sekitar silih berganti datang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dikenal sebagai sosok baik, ramah, taat beribadah, dan sangat berbakti kepada orang tua.
Brigpol Arya merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, putra pasangan Sukadi dan Sri Suprapti.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi sang istri Jovita dan dua anaknya yang masih balita, masing-masing berusia empat setengah tahun dan tiga tahun.

Isak tangis keluarga tak terbendung saat peti jenazah diturunkan dari mobil ambulans.
Sejumlah anggota kepolisian yang hadir pun tampak menundukkan kepala mengikuti prosesi penghormatan terakhir dengan penuh haru.
Prosesi pelepasan jenazah dipimpin langsung oleh Dirintelkam Polda Lampung Kombes Pol Nowo Hadi Nugroho. Turut hadir Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto, serta sejumlah pejabat utama Polda Lampung.
Usai prosesi pelepasan, jenazah diberangkatkan menuju TPU Mulyosari yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah duka untuk dimakamkan secara kedinasan.
Kakak sepupu korban, Abdi Yantoro, meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman seberat-beratnya.
“Kami berharap pelaku segera ditangkap. Aksi begal dan curanmor bersenjata api seperti ini sudah sangat meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan dua pelaku saat ini masih dalam pengejaran tim Jatanras Polda Lampung bersama Polresta Bandar Lampung.
“Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” singkatnya.
Sebelum dibawa ke rumah duka, jenazah Brigpol Arya Supena sempat menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.
Kepergian Brigpol Arya menjadi luka mendalam bagi keluarga dan institusi kepolisian. Di tengah pengabdian menjaga keamanan masyarakat, seorang ayah muda harus gugur akibat aksi kejahatan jalanan yang semakin nekat dan meresahkan warga.
Editor : Sonny


















